Sejarah Organisasi Budi Utomo Serta Tujuan, Struktur Dan Latar Belakangnya

Forums Filth Fan Forum Sejarah Organisasi Budi Utomo Serta Tujuan, Struktur Dan Latar Belakangnya

Viewing 0 reply threads
  • Author
    Posts
    • #10787 Reply
      pansythurston2
      Guest

      Hari Kebangkitan Nasional diperingati tiap tanggal 20 Mei oleh bangsa Indonesia. Tanggal tersebut ialah hari berdirinya Boedi Oetomo (B0) pada 20 Mei 1908. BO adalah salah satu organisasi permulaan di Hindia Belanda (Indonesia) yang mengucapkan nasionalisme. Berdasarkan B.J.O. Schrieke seperti dikutip Akira Nagazumi dalam Bangkitnya Nasionalisme Indonesia, Budi Utomo 1908-1918 (1989), BO sebenarnya merupakan perkumpulan cendekiawan Jawa dan mempunyai ikatan kuat dengan kebudayaan Jawa (hlm. 230-231). Menurut catatan yang dikumpulkan Nagazumi, BO pada dasarnya didirikan di bawah filosofi dan kebudayaan Jawa dengan meniru garis-garis modern dari Barat atau Eropa. Masih di buku yang sama, ia memaparkan dominasi orang Jawa dalam daftar siswa STOVIA (sekolah dokter Jawa yang didirikan pemerintah kolonial) yang berpartisipasi dalam aktivitas pembentukan organisasi ini. Boedi Oetomo yakni nama yang diusulkan Soeradji, kawan sekelas Soetomo yang juga menghadiri pertemuan dengan Wahidin.

      <iframe width=”640″ height=”360″ src=”//www.youtube.com/embed/https://www.youtube.com/watch?v=BsncD-RLDJ0″ frameborder=”0″ allowfullscreen title=”10 months ago (c) by octavianusyr” style=”float:left;padding:10px 10px 10px 0px;border:0px;”></iframe>Imam Supardi dalam Dr. Soetomo: Riwayat Hidup dan Perjuangannya (1951: 28) memaparkan, nama itu terbersit di benak Soeradji dikala menyaksikan Wahidin berpamitan untuk meneruskan perjalanannya ke Banten. Dalam suasana itu, Soetomo dengan mata berbinar memuji ambisi seniornya itu sebagai sebuah “Kongres Budi Utomo (http://www.fappin.com) utomo”. BO kemudian diperhatikan sebagai salah satu dampak keberhasilan politik etis di tanah Jawa. Tak seperti organisasi pribumi lainnya yang memilih jalur radikal, BO yang moderat-progresif tak mendapatkan suatu kesusahan apapun sejak didirikan. Belum genap satu tahun berdiri, perkumpulan ini telah mendapat pengakuan dari Gubernur Jenderal Joannes Benedictus van Heutsz dan berhak berdiri di hadapan pengadilan Hindia Belanda dalam kedudukan yang sama dengan seorang sipil Eropa. BO yang lahir dari gedung asrama mahasiswa STOVIA lebih banyak mendiskusikan situasi sulit nasionalisme priayi Jawa dan masalah adat kolot mereka. Seperti dipaparkan Robert van Niel dalam Munculnya Elit Modern Indonesia (1984: 81), STOVIA memang didirikan pemerintah kolonial untuk memberikan pengajaran lanjutan cara Barat terhadap buah hati-buah hati priayi rendah. Priayi rendah, berdasarkan van Niel, adalah kelompok yang paling acap kali tersisih dalam struktur pemerintahan tradisional Jawa.

      Meskipun posisi mereka semakin tinggi dibandingkan sebelum abad ke-20, ada kalanya buah hati-buah hati dari keluarga ini tak kapabel berkompetisi dengan hak-hak istimewa yang dimiliki priayi tinggi seperti halnya keluarga bupati. Baca juga: Goresan Tangan Perempuan dalam Sejarah Kebangkitan Nasional Kebangkitan Nasional dan Mengapa Boedi Oetomo Menunjukkan Kejawaan? Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2020 Momentum Hari Kebangkitan Nasional 2020, berdasarkan Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB K.H. Maman Imanulhaq bisa dimaknai meraih kebangkitan melawan COVID-19. Apalagi, hari ini juga bertepatan dengan momentum puasa dan Lebaran . \”Ikuti rekomendasi pemerintah, insyaallah, kita segera akan melalui cobaan ini,” kata Maman Imanulhaq dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (18/5/2020), seperti dikutip Antara News. Maman mengutarakan, pandemi virus corona ini telah memberi pembelajaran penting bagi bangsa Indonesia.

      Pertama, untuk menumbuhkan kembali karakter gotong royong dengan solidaritas kebangsaan yang kuat. Kedua, lanjut Maman, menguatkan pola keberagamaan yang subtansional penuh dengan beri sayang, toleransi, dan semangat berbagi. \”Kebencian, radikalisme, dan terorisme terbukti dapat kita lawan bersama dengan menyadari bahwa dilema kemanusiaan kita bukan politik identitas yang memperlihatkan perbedaan, tapi kemiskinan, kebodohan, dan pandemi COVID-19,” jelas Maman. Nilai selanjutkan, kata ia, mendukung pemerintah untuk melayani masyarakat dengan profesional, berbasis data dan koordinatif. Ketiga skor itulah dinilai menjadi momen bagi bangsa Indonesia pada bulan Ramadan dan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Mei.

Viewing 0 reply threads
Reply To: Sejarah Organisasi Budi Utomo Serta Tujuan, Struktur Dan Latar Belakangnya
Your information:




error: Copying content from BillyMasters.com is prohibited
https://www.billymasters.com/custom/blog/2015/01/19/eraclean/